WAWASAN KEILMUAN TEKHNOLOGI DAN LINGKUNGAN
1. Peran kemajuan ilmu
pengetahuan dalam meningkatkan Kesejahtraan rakyat
Tuntutan terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan dan
teknologi (IPTEK) saat ini semakin mengemuka. IPTEK dituntut mampu mencari
berbagai alternative pemecahan masalah yang ada ditengah-tengah
masyarakat dengan mengembangkan perilaku kritis, obyektif, dan rasional
sehingga bisa mengetahui kebutuhan riil yang dirasakan oleh masyarakat secara
langsung.
IPTEK bukanlah suatu system tersendiri yang
hanya berada diruang penelitian dan laboratorium dalam sebuah menara gading
yang terpisah dari masyarakat sekitarnya. Pada akhirnya, IPTEK harus mampu
menjadi suluh penerang dan pedoman bagi seluruh warga masyarakat untuk bisa membawanya ke Indonesia yang gemilang. Dengan memperhatikan
perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan
IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa.
Peran iptek dalam membangun peradaban suatu bangsa telah
lama diakui secara universal,peran berbagai negara menunjukan secara jelas
bahwa iptek menduduki peran sentral bagi pertumbuhan dan bagi
memperkokoh daya saing utama pada arena persaingan global.
Perubahan ke empat pasal 31 ayat 5 uud
1945, yang berbunyi “pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan
menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan
peradaban serta kesejahteraan umat manusia”, perlu kita jabarkan dan terapkan
dalam program pembangunan bangsa. Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha
secara sadar untuk menyelidiki,menemukan dan meningkatkan pola pikir atau
pemahaman manusia secara rasional dan sistematis dari berbagai segi kenyataan
dalam alam. Ilmu pengetahuan menurut kami sangat penting dalam memajukan
kesejahteraan rakyat. Dapat kita lihat juga pada uu pasal 31 ayat (5) yakni “Pemerintah memajukan
ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan
persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”
Untuk menciptakan
kesejahteraan umum khususnya untuk menanggulangi kemiskinan menempuh 2
pendekatan yaitu,pertama adalah melalui mekanisme ekonomi.Melalui pendekatan
ini ,pertumbuhan ekonomi yang kuat didorong diantaranya dengan memperluas investasi
dan meningkatkan belanja pemerintah.Melalui pertumbuhan ekonomi yang kuat
otomatis akan terjadi perluasan kesempatan kerja.Akibatnya akan semakin banyak
warga negara yang memperoleh penghasilan.Melalui mekanisme ekonomi semacam ini
peningkatan kesejahteraan umum dan penurunan tingkat kemiskinan
terjadi.Pendekatan kedua,yang dilakukan pemerintah dengan membuka ruang bagi
intervensi positif pemerintah untuk terlibat langsung dalam ;penurunan
kemiskinan melalui berbagai kebijakan.Pemerintah terus menggulirkan
progran-program prorakyat atau program untuk rakyat miskin dengan jumlah yang
lebih besar dan dengan persebaran yang lebih luas.
Saat
ini,pemerintah membagi program bantuan untuk rakyat miskin ini kedalam 4
klaster,klaster pertama merupakan program bantuan dan perlindungan sosial
diantaranya berwujud beras murah untuk masyarakat ekonomi tidak
mampu(RASKIN),program keluarga harapan,bantuan operasional sekolah,dan jaminan
kesehatan masyarakat atau JAMKESMAS. Klaster kedua,melalui program nasional
pemberdayaan masyarakat mandiri,jelasnya. Klaster ketiga,melalui kredit usaha
rakyat untuk klaster keempat,yang mulai efektif pada 2012 dan dilaksanakan
secara bertahap meliputi sejumlah program yaitu,rumah murah,kendaraan angkutan
umum murah,air bersih untuk rakyat,listrik murah,peningkatan kehidupan
nelayan,dan peningkatan kehidupan masyarakat miskin perkotaan,melalui 4 klaster
itu kita berharap kebijakan ini dapat menjadi langkah trobosan yang secara
fundamental.
Peran
pemerintah dapat menciptakan kestabilan pasar baik dalam bentuk produksi dan
distribusi contohnya dalam setiap produksi,pemerintah menentukan standar
nasional indonesia bagi setiap barang yang diproduksi,pemerintah sebagai
pemerataan bagi setiap harga yang ada dipasar dan bagaimanapun juga pemerintah
dapat mensejahterakan rakyat secara merata,tetapi pada kenyataannya pada masa
sekarang pemerintah belum maksimal dalam melaksanakan sistem yang telah dibuat.
Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan
tidak hanya terdapat pada peningkatan ilmu pengetahuan namun menyangkut seluruh
aspek kehidupan yaitu,sandan pangan dan papan serta keamanan. Berbagai upaya
telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut,diantaranya
dengan memberikan bantuan modal berupa modal usaha,beasiswa,bantuan
perumahan,bantuan alat-alat perikanan pertanian serta bantuan langsung
tunai(BLT).
Berbagai
program dan kegiatan pembangunan telah diberikan pemerintah agar seluruh rakyat
indonesia dapat hidup sejahterah.namun kenyataannya sampai saat ini masih
banyak rakyat indonesia yang masih berada dibawah garis kemiskinan .Fakta
dilapangan menunjukkan masih banyak dari mereka yang mendapatkan program
bantuan pemerintah namun bantuan itu tidak dapat merubah nasibnya,bahkan tidah
digunakan semestinya.Disinilah juga salah satu peran penting dari ilmu
pengetahuan dalam memajukan kesejahteraan rakyat,bagaimana kita harus berpikir
rasional untuk menggunakan bantuan dari pemerintah dengan semestinya.
Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan
NKRI adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,sejalan dengan pembukaan UUD,badan
tubuh konstitusi diantaranya pasal 20,pasal 21,pasal 28c ayat (1),pasal 31 dan
pasal 32.juga mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan
satu sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan kemauan dan ketakwaan kepada
tuhan yang Maha Esa serta akhlak maka dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa yang diatur dengan UU.Sistem pendidikan nasional tersebut harus mampu
menjamin pemerataan pendidikan,peningkatan mutu serta relevansi dan efisien
manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan
perubahan kehidupan lokal,nasional,dan global.untuk itu perlu dilakukan
pembaharuan pendidikan secara terencanaterarah,dan berkesinambungan.
Sebagai contoh Peran
Ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan adalah sebagai berikut :
a. Penyediaan pangan
Perkembangan
IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya pendidikan, penelitian dan
pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas
melalui penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit,
pola tanaman dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak
fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata
dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.
b. Penyediaan Sandang
• Pada
awalnya bahan sandang dihasil\\kan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll
dan lain-lain
• Perkembangan
teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis sebagai bahan
sandang seperti rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
• Kulit
sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas
dan lain-lain
• Teknologi
pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.
c.
Penyediaan Papan
• Teknologi
papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti
city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan sebagainya yang berkaitan
dengan perkembangan penduduk
• Awalnya
bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan teknologi matrial
untuk mengatasi kekurangan kayu
• Untuk
mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat,
pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang
angkasa.
• Penemuan obat-obatan seperti anti biotik,
vaksin dan lain-lain
• Penemuan radio aktif untuk mendeteksi
penyakit secara tepat seperti tumor dan lain-lain
• Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan
lain-lain.
d. Penyediaan Energi
• Kebutuhan akan energi
• Sumber-sumber energi
• Sumber energi konvensional tak dapat
diperbaharui
• Sumber energi pengganti yang tak
habis pakai
2. Pengembangan
dan penerapan teknologi
Pada jaman modern sekarang ini, banyak manusia yang
membutuhkan suatu alat bantu praktis, untuk mempermudah manusia melakukan
berbagai kegiatannya. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting untuk
menunjang kemudahan itu. Dalam perekonomian suatu negara jarak dan waktu
bukanlah sebuah masalah lagi, banyak berbagai aplikasi tercipta untuk
memfasilitasinya.
Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi dinegara tersebut. Semakin tinggi
perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi
negara tersebut.
Contoh :kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan
produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada
aspek jenis produksi.Produktivitas industri semakin meningkat Investasi dan
reinvestasi yang berlangsunng secara besar-besaran yang akan semakin
meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.
Persaingan daam dunia kerja, menuntut pekerja untuk selalu
menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan
teknologi dan ekonomi akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan
kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, kualifikasi tenaga kerja dan jumlah
tenaga kerja mengalami perubahan yang sangat cepat. Akibatnya pendidikan yang
diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu
mentransformasi pengetahuan dan skill sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja yang
berubah.
Contoh penerapan dalam teknologi
Teknologi informasi turut mewarnai dunia perbankan, saat
sekarang ini telah banyak pelaku ekonomi khususnya di kota-kota besar yang
tidak lagi menggunakan uang tunai dalam melakukan sebuah transaksi dalam sebuah
pembayaran, tetapi mereka telah memanfaatkan sebuah layanan perbankan modern.
Layanan perbankan modern.
Seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada
selama masih ada ATM di tempat tersebut. ini terjadi karena pengembangan
teknologi yang sangat canggih sehingga seorang nasabah tersebut dapat melakukan
kegiatan mengecek saldo dan mentrasfer uang kerekening yang lain hanya dengan
hitungan menit semua transaksi dapat dilakukan.
Hal ini dapat terjadi dengan mudah karena perkembangan ilmu
teknologi yang ada, sehingga memudahkan manusia untuk melakukan atau
melaksanakan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan suatu negara.
3. Penerapan konsep pembangunan
berkelanjutan berwawasan lingkungan
Pembangunan berwawasan lingkungan haruslah
berorientasi pada kebutuhan pokok hidup manusia, pemerataan sosial, peningkatan
kualitas hidup, serta pembangunan yang berkesinambungan. Jadi, pembangunan
harus mengandung makna perkembangan dan perbaikan kualitas hidup masyarakat
melalui keadilan. Untuk mencapainya maka visi pembangunannya adalah tercapainya
peningkatan kualitas hidup seluruh masyarakat melalui: pengembangan kecerdasan,
pengembangan teknologi, keterampilan dan moral pembangunan sumber daya manusia
yang tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta seni untuk mengelola
sumber daya alam secara bijaksana dan berkesinambungan.
pembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan
berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya
manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya
alam untuk menopangnya.
Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan hasil kesepakatan
dari KTT bumi di Rio De Jeniro tahun 1992
1.
dilakukan dengan perencanaan yang matang dengan mengetahui dan memahami
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki dan yang mungkin timbul
di belakang hari;
2. memerhatikan daya dukung lingkungan sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan;
3. meminimalisasi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan; serta
4. melibatkan partisipasi warga masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan.
Dari uraian di atas, maka terdapat 5 prinsip bembanguan berkelanjutan /berwawasan lingkungan, yaitu:
1) Prinsip keadilan antar generasi.
2) Prinsip keadilan dalam generasi.
3) Prinsip pencegahan dini.
4) Prinsip perlindungan keanekaragaman hayati.
Konsep dan kriteria pembangunan berkelanjutan
2. memerhatikan daya dukung lingkungan sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan;
3. meminimalisasi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan; serta
4. melibatkan partisipasi warga masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan.
Dari uraian di atas, maka terdapat 5 prinsip bembanguan berkelanjutan /berwawasan lingkungan, yaitu:
1) Prinsip keadilan antar generasi.
2) Prinsip keadilan dalam generasi.
3) Prinsip pencegahan dini.
4) Prinsip perlindungan keanekaragaman hayati.
Konsep dan kriteria pembangunan berkelanjutan
1. Konsep kesinambungan sumber-sumber
dan produksi
- Memiliki
criteria yaitu :
a. Efisiensi
b. Keutuhan
Etiologi / Ekosistem
c. Keadilan
2. Konsep
kesinambungan budaya dan kesinambungan dalam budaya
Memiliki
criteria yaitu :
a. Komunitas
b. Keutuhan
budaya
c. Integrasi
/ keseimbangan
3. Konsep
pandangan pembangunan berkualitas
- Memiliki criteria yaitu :
a. Pemandangan sebagai
relasasi kemampuan
Pembangunan berkelanjuan tidak saja berkonsentrasi
pada isu-isu lingkungan. Lebih luas daripada itu, pembangunan berkelanjutan
mencakup tiga lingkup kebijakan: pembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan
perlindungan lingkungan. Jadi konsep pembangunan berkelanjutan sangat penting
untuk diterapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar